Sabtu, 03 Januari 2009

Goyang Pelatuk

liburan sekolah. merupakan hal yang paling malas untuk bangun pagi, tapi apa boleh buat, mamah meyuruh saya untuk segera mandi, karna akan menghadiri khitanan anak dari teman ayah saya ketika di merauke, ada rasa senang juga ketika saya diajak ke khitanan (walaupun tampak aneh. anak jaman sekarang kok diajak ke tmpt begituan seneg haha) tapi saya memiliki alasan, karena disana sepertinya saya bisa bertemu dengan teman kecil saya ketika di merauke, namanya naufal, anaknya putih, dan ganten. dia satu2nya teman lelaki saya ketika di merauke, kami suka main super nintendo bersama, main bola bersama, berangkat ke sekolah bersama, pulang sekolah bersama, mandi juga bersama (haha berenang maksudnya). oia, kembali lagi ke acara khitanan. saya pun segera mandi dan bersiap2, ketika selesai mandisaya pun lgsg ke kamar, terlihat sepupu saya (dia sedang berlibur ke jakarta) sudah rapi dgn baju perginya, saya agak tampak aneh,tumben2an sepupu saya ingin diajak pergi ke acara khitanan, dan dia pun bertanya

“mau kemana si de?”

“mau kerumahnya temen ayah pas di merauke”

“hah? teteh kan ga kenal, ngapain teteh ikut?”

saya pun hanya terdiam, tidak ingin berkomentar, karna takut dia malah jadi ingin tidak ikut. kami pun langsung berangkat. ternyata jauh juga rumahnya, di daerah bekasi, sambil menunggu saya pun tidur di mobil. beberapa menit kemudian saya sudah sampai, ternyata rumahnya di bekasai, lupa lagi nama perumahannya apa, dilihat dr rumahnya sepertinya perumahan elit. saya pu turun dr mbl, udara sangat panas sekali pd saat itu. disana sdh terlihat bnyk org yg dtg, ada panggungya jg lo, saya dan keluarga pu lgsg msk ke rmhnya utk bersalaman. setelah itu saya pun langsung menyantap makanan yg telah disediakan. setelah itu saya dan sepupu saya pun langsung duduk, saya memakan makananya dgn lahap (lapar sekali saya wkt itu)makanan itu pun habis, saya dan sepupu mencari makanan lagi, kami mengambil puding setelah mengambil puding kami mencari tmpt duduk, ternyata tmpt duduk kami tlah diambil org, akhirnya kami duduk di dpn panggung. orang sblh saya iyalah pak polisi, dia tampak serius melihat wanita yg sedang menari di atas panggung, wanita itu mengenakan kaos hitam, rok pendek, beserta stocking jaring2 di kakinya, peracaya diri sekali dia, padahal ukuran badannya bisa dikatakan over size, haha. pertama2 saya tampak biasa saja, karena dia menyanyikan lagu yg enak (saya lupa jdlnya) dan tidak ada yg aneh dr cara dia bernyanyi, lama kelamaan dia menyanyikan lagu dangdut. dia pun mulai bergoyang, dan perlu anda ketahui goyangan dia sangat amat menggoda dan aneh, dia menghentak2an mekinya *saya sdh menggunakan bhs yg sngt halus. saya sangat amat terkejut, ga bisa dibayangin, pasti pa polisi di sblh saya lgsg mengacung bagian a**nya. pada akhirnya iya pun selesai menyanyi dan menghentikan goyangan yg aneh dan tidak bernilai itu . kami sekeluarga pun lgsg pulang, saya agak kecewa karna tdk bertemu tmn saya semasa kecil, dia tdk dtg2 jg ke acara khitanan. sesampai di rumah saya pun lgsg tidur2an bersama sepupu saya, sepupu saya berkata

“de, nama penyanyi dangdut yg td apaan ya?”

“nini pelatuk aja teh, kan dia goyangangannya kaya pelatuk tuh”

“oia iya”

tetapi saudara sy berfikir sejenak

“nini jaring aja de, inul aja nm goyangannya goyang ngebor, tp namanya inul daratista”

“oia ya”

akhirnya kami sepakat, nama dr penyanyi dangdut itu nini jaring dan kami beri nama goyangannya goyang pelatuk.

saya sangat menyayangkan tdk memfoto penyanyi dangdut itu (ga kefikiran juga. haha)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar